Blog EntryWS Rendra, Sering kali aku berkata, Oct 4, '09 11:52 PM
for everyone
    Sering kali aku berkata,
 
    ketika orang memuji milikku,
    bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
    bahwa mobilku hanya titipan Nya,
    bahwa rumahku hanya titipan Nya,
    bahwa hartaku hanya titipan Nya,
    bahwa putraku hanya titipan Nya,
    tetapi,
    mengapa aku tak pernah bertanya,
    mengapa Dia menitipkan padaku?
    Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
 
    Dan kalau bukan milikku,
    apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
 
    Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
    Mengapa hatiku justru terasa berat,
    ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
 
    Ketika diminta kembali,
    kusebut itu sebagai musibah,
    kusebut itu sebagai ujian,
    kusebut itu sebagai petaka,
    kusebut dengan panggilan apa saja
    untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
 
    Ketika aku berdoa,
    kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
    aku ingin lebih banyak harta,
    ingin lebih banyak mobil,
    lebih banyak rumah,
    lebih banyak popularitas,
 
    dan kutolak sakit,
    kutolak kemiskinan,
    Seolah ...
    semua "derita" adalah hukuman bagiku.
    Seolah ...
    keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika:
 
    aku rajin beribadah,
    maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
    dan Nikmat dunia kerap menghampiriku.
 
    Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
    dan bukan Kekasih.
    Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
    dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
 
    Gusti,
    padahal tiap hari kuucapkan,
    hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...
 
    "ketika langit dan bumi bersatu,
    bencana dan keberuntungan sama saja"
 
    (WS Rendra) 

Blog EntrySetting APN Blackberry & Smartphone IndonesiaOct 4, '09 11:33 PM
for everyone
Barangkali ada yang membutuhkan

Indonesia

Carrier: IM3
APN: www.indosat-m3.net
User name:gprs
Password: im3
________________________________________
Carrier: Indosat
APN: satelindogprs.com
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: Telkomsel
APN: internet
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: Excelcomindo
APN: www.xlgprs.net
User name:xlgprs
Password: proxl
________________________________________
Carrier: IM3
APN: www.indosat-m3.net
User name:gprs
Password: im3
________________________________________
Carrier: IM3
APN: wap.indosat-m3.net
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: IM3
APN:
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: Indosat
APN: satelindogprs.com
User name: guest
Password: guest
________________________________________
Carrier: Indosat (Matrix)
APN: indosatgprs
User name:
Password:
________________________________________
Carrier:
APN:
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: Telkomsel
APN: internet
User Name: wap
Password: wap123
________________________________________
Carrier: Telkomsel
APN: telkomsel
User name:
Password:
________________________________________
Carrier: Telkomsel
APN:
User name:
Password:

Sumber : http://forum.nimbuzz.com/index.php?action=vthread&forum=18&topic=535

Kalau mau yang lebih lengkap lagi liat di http://www.flexispy.com/Mobile%20APN%20Setting%20to%20use%20GPRS.htm

Blog EntryPelajaran bagi para pemuja cinta...Sep 30, '09 7:58 PM
for everyone

Tidak Boleh Ada Penyesalan

oleh Halimah

Sekitar dua belas tahun yang lalu, orang tua Sania ( nama samaran ) telah menerima pinangan seorang pria. Rencananya  Sania akan melaksanakan akad nikah dengan pria tersebut sekitar dua atau tiga bulan setelah pinangan tersebut. Ini dikarenakan ada beberapa hal yang masih harus di persiapkan.

Dalam masa menunggu itu, Sania tidak punya kegiatan yang menyita waktunya. Hari-harinya terasa sangat lambat. Ikatan ini adalah perjodohan yang harus diterimanya. Tapi entah kenapa, setelah beberapa waktu sebelum cincin kawin melingkar di jari manisnya, dia kedatangan dua orang pria. Seorang pria adalah temannya, dan kebetulan membawa serta seorang  pria yang ternyata seorang duda. Kedatangan dua orang pria itu ternyata membawa efek yang tidak diperkirakan oleh Sania maupun keluarganya.

 “Betapa tampannya laki-laki ini. Berdebar jantungku menatapnya. Apakah aku saat ini jatuh cinta. Selama ini memang aku tak pernah merasakan bagaimana orang jatuh cinta. Tapi saat ini, rasanya aku mengetahui pula bagaimana bila kita tertawan pada pandangan pertama.” Begitulah yang dirasakan Sania pada pertemuan pertama ini. Dia tidak bisa melepaskan pesona lelaki yang telah memikat hatinya ini. Padahal sang lelaki yang bernama Andi ( nama samaran ) tidak banyak  bicara, kecuali sepatah dua patah kata. Dia pun hanya menunjukkan KTPnya ketika di tanya siapa namanya.

Setelah pertemuan itu, Sania tidak bisa tenang dalam tidurnya. Setiap waktunya hanya mengingat sebuah wajah, yang dia sendiri tidak tahu kenapa sangat di rindukannya. Padahal lelaki itu sepertinya biasa-biasa saja dalam pertemuan mereka, tidak kelihatan hal istimewa yang ditunjukkannya pada Sania, yang membuat Sania tahu jika lelaki itu ada hati padanya.

Ada beberapa pertemuan beberapa kali dengan sang pujaan hatinya tersebut, hingga Sania dengan sangat tega memutuskan pinangan yang telah diterima kedua orangtuanya hanya karena kehadiran Andi dihatinya. Memang Sania menyadari konsekuensinya, dengan merusak harapan orangtua dan itu berarti membuat kerusakan kekerabatan antara orangtua dan keluarga calon suaminya. Tapi apa yang bisa dikatakan, bila Sania tidak bisa menolak pesona Andi yang sangat kuat terpatri dalam pikirannya. Ini adalah cinta pertamanya, yang tidak ingin dilepaskannya, walau pun dia tahu Andi adalah seorang duda dengan beberapa orang anak dari hasil perkawinannya yang pertama.

 “Aku  tak bisa hidup tanpa dirinnya.”. Begitulah Sania memberi  alasan kepada kedua orangtuanya. Hingga beberapa ancaman pun keluar dari mulutnya. Sania yang mungil, lembut dalam bersikap dan bertutur kata, ternyata dapat pula mengeluarkan sebuah ultimatum yang tidak bisa di tolak orangtuanya.

Akhirnya perkawinan nya dengan Andi dapat terlaksana. Serasa dunia berada di dalam pelukannya. Banyak angan yang tersimpan. Banyak mimpi yang ingin di bangun bersama Andi yang sangat di cintainya. Rasanya tidak pernah Sania merasakan kegembiraan seumur hidupnya, seperti pada  saat dikukuhkannya ikatan mereka  pada hari istimewa ini

Sania yang berasal dari Kalimatan Selatan, setelah menikah di boyong suaminya ke Sengata, tempat suaminya bekerja. Sania pun memulai hidup baru dengan suasana yang  tidak pernah di bayangkannya. Sania pun hanya berusaha  untuk menerimanya dengan sepenuh kekuatannya.

Rumah tangga yang penuh gelak tawa, canda dan romantisme sebuah pengantin baru, ternyata hanyalah tetap sebuah mimpi, yang tidak pernah terwujud. Hari-harinya penuh dengan kebisuan. Andi, suaminya ternyata seorang yang sangat pendiam bila bersama istrinya. Tidak ada kata-kata kecuali sesuatu yang keluar dari mulutnya hanya berupa satu atau dua patah kata tidak lebih. Tapi anehnya, bila ada seseorang yang berkunjung ke rumahnya, Andi dapat berbincang dengan lancar. Tentu saja ini sangat menyakitkan hati Sania. Sania tidak menyangka Andi akan memperlakukannya hanya seperti barang. Bila dibutuhkan akan dihampiri, tapi bila tidak, maka jangan berharap ada kemesraan yang diinginkan oleh Sania. Sania yang lembut, tidak bisa membagi deritanya ini kepada siapa pun tak terkecuali kepada orangtuanya.

Saat ini Sania telah mempunyai dua orang anak dari hasil pernikahannya. Jangan dibayangkan sang suami hanya pendiam. Tapi Andi ternyata juga suka wanita lain. Beberapa kali dia hidup dengan wanita lain. Kadang dia hanya pulang untuk mengambil pakaian bersihnya sepulang kerja, kemudian menginap di rumah wanita selingkuhannya. Berbagai cara telah Sania lakukan, tapi ternyata Andi memang punya sifat demikian. Sania kecolongan! Karena ketika menerima tawaran Andi untuk menikah dengannya, Sania tidak mencari informasi tentang penyebab kegagalan pernikahan Andi yang pertama. Sania baru tersadar, dia hanya menurutkan kata hati untuk mengikat diri pada Andi.

Prahara demi prahara mengisi kesehariannya. Dia tetap teguh menjalani biduk rumahtangga yang memang diinginkannya, walaupun keluarga besarnya menentangnya. Sania hanya dapat meneteskan air matanya pada seorang sahabatnya , untuk setiap deritanya. Sania telah berulang kali meminta cerai pada suaminya, tapi Andi tetap kukuh mengikatnya. Kemana pun Sania pergi, maka suaminya dapat menemukannya. Sania pun berlari kepada ipar dan mertuanya, tapi yang di dapat? Mereka hanya menyalahkan Sania.

“Kamu sendiri yang mau dengan Andi, kenapa harus kecewa?” kata-kata itu menghujam di lubuk hatinya. Mendengungkan gendang telinganya, membuat runtuh jantungnya, tak ada tempat untuk berlari. Tak ada tempat untuk berbagi derita, semuanya gelap dirasa.

 

Beberapa kali dia berniat bunuh diri dengan membawa kedua anaknya. Sania berdiri di jembatan Pinang dan menunduk melihat air sungai yang sangat deras. Sania meneteskan airmata, sadar bahwa semua keruwetan ini adalah karma baginya. Anak keduanya yang baru berusia beberapa minggu, ada di gendongannya. Anak pertamanya memegang tangannya di sebelahnya.

“Kita mau ngapain ma?” Anak pertamanhya bertanya, karena Sania hanya diam terpaku berdiri di pinggiran jembatan yang saat itu belum rampung dibangun. Air-matanya menetes deras. Kesadaran mulai merambati hatinya. Sania sadar. Akan ada kehidupan kedua yang akan dijalaninya. Kehidupan akhirat yang akan meminta semua pertanggung-jawabannya selama di dunia ini. Maka Sania pun melangkah pulang ke rumahnya,  rumah yang tak pernah indah di pandangan matanya.

Sania yang dulunya berjilbab dan berpakaian sopan, ternyata saat ini sangat berubah. Jilbabnya lenyap, pakaian yang dulunya tidak disukainya, ternyata saat ini sangat digemarinya. Sania sekarang ini senang memakai pakaian ketat, yang memperlihatkan lekuk ktubuhnya. Pakaiain yang dapat membuat jakun para lelaki naik turun karenanya. Naudzubillah.

Begitulah cerita Sania. Sania yang dulunya seorang yang taat agama, ternyata melepaskan semuanya demi sebuah cinta. Cinta yang hanya didasari nafsu.  Lalai untuk bermunajat kepada Pengatur Kehidupan ini, melalui shalat istikharah. Sania dengan sangat berani mempermalukan keluarganya, khususnya kepada kedua orangtuanya dengan melepaskan kesepakatan perjodohannya, hanya karena tidak ingin melepaskan orang yang membuatnya mabuk kepayang.

Sania melepas perjodohan dari  orangtuanya untuk mereguk bahagia cinta, ternyata malah mendapatkan derita yang tidak berujung. Malu pada diri, malu pada keluarga, dan membuatnya menjauh dari Allah Swt.

Inilah gambaran dari seorang anak manusia yang hanya menuruti kata hati. Sebuah keyakinan yang tak berdasar, yang membuatnya yakin cintanya adalah sebuah awal dari kebahagiaan selanjutnya, ternyata itu adalah awal dari semua penderitaannya, hingga kini. Penderitaan yang menimpanya, adalah sebuah penderitaan yang tidak boleh ada penyesalan,  karena itu lah jalan yang telah dipilihnya.

 ( Cerita ini nyata, wanita dalam cerita ini penulis kenal ( tapi tidak akrab ). Ada pun sumber ceritanya berasal dari sahabatnya yang kebetulan merupakan teman penulis pula. )

 Sengata, 27 September 2009

 Halimah Taslima

 Forum Lingkar Pena ( FLP ) Cab. Sengata

 

halimahtaslima@gmail.com

sumber:eramuslim.com


Setiap kali Ramadhan semakin menjelang, pastinya kita akan menerima dan memberi mesej mengucapkan selamat menyambut ramadan dan ada juga nasihat-nasihat yang boleh kita jadikkan sebagai muhasabah pada diri kita,akan tetapi kita kenalah berjaga-jaga juga kerana dalam kita hendak membuat kebajikan kita juga tidak terlepas dari membuat dosa kerana ketidaktelitian kita atas apa yang telah kita sebarkan, seperti yang telah diforwadkan melalui yahoo mesengger tentang sebuah hadis berkaitan doa Jibril dan diaminkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam serta para Sahabat. Hadis tersebut berbunyi:

Malaikat jibril Menjelang Ramadhan “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang

tuanya (jika masih ada);

* Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;

* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.” Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak3 kali.

Inilah hadis yang tidak diketahui kesahihannya,adapun terdapat hadis yang mirip dengan hadis yang difowardkan itu. Hadisnya adalah seperti berikut. Daripada Jabir bin Abdullah radhiallahu’anhuma:

:

أن النبي صلى الله عليه وسلم رَقَى المِنبر فَلما رَقَى الدَّرجة الأُولى قال : ( آمِين ) ثُم رَقى الثَانية فَقال : ( آمِينَ ) ثُم رَقى الثَالثة فَقال : ( آمِينَ ) فقالوا : يا رسول الله سَمعنَاك تَقولُ : ( آمينَ ) ثَلاث مَرات ؟ قال : ( لَما رَقيتُ الدَّرجةَ الأُولى جَاءِني جِبريلُ صلى الله عليه وسلم فَقال : شَقي عَبدٌ أَدركَ رمضانَ فانسَلخَ مِنهُ ولَم يُغفَر لَه فَقلتُ : آمِينَ ، ثُم قَال شَقي عَبدٌ أَدرك والدَيهِ أَو أَحدَهُما فَلم يُدخِلاهُ الجنَّةَ . فَقلتُ : آمينَ . ثُم قَال شَقي عَبدٌ ذُكرتَ عِندهُ ولَم يُصلِ عَليك . فَقلتُ : آمينَ )

Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”.

Para sahabat bertanya.”Kenapa engkau berkata amin, amin, amin, wahai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’.

Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi itu tidak memasukkan dia ke syurga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’ “.

Kemudian Jibril berkata lagi.’Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’.” [Dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari di dalam Adab al-Mufrad dan dinilai Sahih Lighairihi oleh al-Albani di dalam Sahih Adab al-Mufrad – no: 644]

Ianya seakan-akan sama tetapi matan (isi kandungan) hadis tersebut ternyata berbeza dan hadis ini sememangnya masyhur di dalam kitab-kitab yang membicarakan tentang Ramadhan. Namun kini nampaknya hadis yang tidak diketahui sahih ataupun tidak itu pula telah menjadi lebih terkenal.

Para Sahabat sekalipun pernah hidup di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka tidak mengamalkan sikap bermudah-mudahan dalam mennyampaikan hadis selepas kewafatan baginda. Mereka sangat teliti dan berhati-hati dan berbeza sekali dengan kita pada hari ini,begitu mudah dan kebanyakkan yang menyebarkan hadis itu sendiri tidak sedar bahawa tidak semua hadis itu sahih (authentic) hanya sekiranya ia menyatakan “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda” atau “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan itu dan ini”terus kita sebarkan siap berserta emoticon senyuman tanpa teliti dan berhati-hati.

Para Sahabat takut menjadi orang yang banyak meriwayatkan hadis dikhuatiri mereka terjerumus ke dalam kesilapan dan kesalahan, hingga akhirnya membawa mereka untuk berdusta ke atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, suatu perbuatan yang amat tercela dan mendapat ancaman yang sangat buruk daripada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. [Manna’ Khalil al-Qathan, Mabahats Ulumul Hadis (Cara Mudah Memahami Ilmu-Ilmu Hadis), ms. 66]

Ancaman yang dimaksudkan itu adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

من كذب علي متعمدا فليتبوأ مقعده من النار

Barang siapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka. [Sahih Muslim – no: 3]


Sekiranya kita tidak pasti apabila menerima suatu hadis, kita ada tiga pilihan:

[1] Menyelidik dan menyemaknya bagi yang berkemampuan.

[2] Bertanya kepada yang lebih mengetahui terutama mengenai ilmu hadis .

[3] Berdiam diri daripada menyebarkannya sekiranya tidak mampu melakukan kedua-dua perkara diatas sehinggalah telah jelas hujah bahawa ianya sahih dan selamat disebarkan.

Contohilah sahabat yang begitu berhati-hati dalam meriwayatkan hadis kerana khuatir terjerumus dalam ancaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.Ingatlah Firman Allah Subhana wa Ta’ala:

ووَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُول

Dan janganlah engkau mengikut apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan mengenainya; sesungguhnya pendengaran dan penglihatan serta hati, semua anggota-anggota itu tetap akan ditanya tentang apa yang dilakukannya. [al-Isra’ 17:36]


Blog EntryTune Up PortableApr 2, '09 9:09 PM
for everyone
Portable Tune Up Utilites  2009

TuneUp Utilities 2009 adalah aplikasi untuk mengoptimalkan kinerja komputer Anda, memperbaiki masalah dan membantu Anda untuk menyesuaikan sistem yang sesuai dengan kebutuhan anda. Aplikasi ini merupakan gabungkan aspek-aspek penting dari konfigurasi sistem, keamanan, kebersihan dan pemeliharaan dibawah interface yang modern. Anda dapat menghapus file yang tak perlu dari hard disk (s), membersihkan dan mengoptimalkan registry, tweak setting koneksi internet Anda, memulihkan file yang telah dihapus, optimalkan memori dan banyak lagi. Selain itu, Anda dapat menganalisis sistem, otomatis menerima saran potensi peningkatan kinerja dan melihat informasi rinci hardware. TuneUp Utilities juga mencakup Uninstaller, registry Editor, Task Manager dan bahkan Undelete sebuah alat untuk memulihkan file yang telah dihapus dari recycle bin. Aplikasi yang sangat bagus, dengan banyak fitur yang diperlukan oleh pengguna komputer.
TuneUp Utilities 2009 membuat Windows lebih cepat, lebih aman dan nyaman. Semua aspek penting dari konfigurasi sistem, keamanan, kebersihan dan perawatan digabungkan dengan interface pengguna grafis modern.

Fitur:

- TuneUp Utilities 2009 - Start Center
- Reliable Anda untuk Perlindungan Data
- Hard Disk Organization
- Windows Customization
- Perfect Error Koreksi
- 1-Klik Maintenance
- Optimalkan kecepatan Start Up
- Percepat Internet dan Windows
- Secure Data Rescue dan Deletion
- Individual Windows styling

Update di TuneUp Utilitas 2009:

- Baru! Mengkonfigurasi Internet Explorer 7, Firefox 2, Windows Media Player 11 dan Office 2007
- Baru! Secara otomatis menghapuskan kesalahan dalam file sistem
- Baru! Memudahkan Anda untuk membersihkan disk drive
- Baru! Metode penghapusan data menggunakan secure DoD 5.220,22-M Gutmann
- Perbaikan! Lebih baik dalam memberikan tips untuk mengoptimalkan hardware dan software
- Perbaikan! Tingkatkan kecepatan anda startup sistem
- Perbaikan! Scan sistem seting yang mungkin memperlambat system dan otomatis memperbaiki
- Dapat menghapus aplikasi yang tidak perlu termasuk bagian registrinya
- Penawaran optimal Internet dan sistem pengaturan untuk berbagai jenis pengguna
- Defragments Windows registri
- Mengembalikan File yang terhapus secara tidak sengaja
- Percepat koneksi internet anda

Download
Size : 16 MB

Link :
http://rapidshare.com/files/174179017/TuneUp_Utilities_2009_8.0.2000_Bymwchodownload.rar

http://w18.easy-share.com/1702536827.html

Blog EntryKritik gambar2 "Bukti Kebesaran Allah"Feb 22, '09 10:59 PM
for everyone
Saya 'nemu' kritik gambar/foto bukti kebesaran Allah. Ada beberapa foto yang menurut hasil analisa ternyata bukan asli alias direkayasa. Hmm bagus juga nih, kita jadi lebih kritis. Walaupun mungkin tujuannya baik tapi Allah tentu tidak berkenan kebesarannya dibuktikan dengan dipaksakan lewat hal-hal yang palsu.

Untuk lebih lengkapnya silahkan lihat di http://al-habib.tripod.com/bantahan/

Blog EntrySurabaya Dulu, Gaza Sekarang Jan 16, '09 3:13 AM
for everyone
Surabaya Dulu, Gaza Sekarang
 
Oleh Shofwan Al-Banna Choiruzzad

Surabaya, 1945   Langit gelap. Bukan oleh awan yang hendak menurunkan hujan. Angkasa dipenuhi pesawat sekutu yang bergemuruh. Di dalamnya, para serdadu masih menyisakan keangkuhan. Mereka baru saja menghancurkan pasukan Jepang di Front Pasifik. Dari langit, mereka menebar ancaman: “menyerah, atau hancur”.

Beberapa pekan sebelumnya, pengibaran bendera Belanda memicu amarah para perindu kemerdekaan. Seorang pejuang mencabik warna biru dari bendera Belanda di Tunjungan, menggemakan pesan bahwa negeri ini tak rela kembali dijajah. Tentara sekutu menjawab dengan salakan senapan, bersembunyi di balik alasan “memulihkan perdamaian dan ketertiban”. Jiwa-jiwa merdeka itu berontak. Brigadier Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris di Surabaya, terbunuh. Sekutu murka.

Rakyat gelisah. Surabaya telah lama dikenal sebagai salah satu pusat perlawanan. Laskar-laskar dari berbagai pesantren dan daerah banyak yang menjadikan kota ini sebagai markas. Di kota ini pulalah, Cokroaminoto dan Soekarno muda mendiskusikan cita-cita kemerdekaan.

Suara dari lelaki kurus itu menghapus semua keraguan.

“Saudara-saudara rakyat Surabaya.
Bersiaplah! Keadaan genting.
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak.
Baru kalau kita ditembak.
Maka kita akan ganti menyerang mereka itu.
Kita tunjukkan bahwa kita itu adalah orang yang benar-benar ingin merdeka.
Dan untuk kita saudara-saudara.
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap.
Merdeka atau mati.
Dan kita yakin, Saudara-saudara.
Akhirnya, pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita.
Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
Percayalah Saudara-saudara!
Tuhan akan melindungi kita sekalian.
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Merdeka!”

Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya itu akan terus dikenang sebagai tonggak kemerdekaan Indonesia. Semua yang mengaku mencintai negeri ini tidak layak untuk menjadikan peristiwa itu berdebu di pojokan sejarah.

***
Gaza, peralihan tahun 2008-2009

Kota padat berpenduduk sekitar 1,5 juta orang –mayoritas pengungsi akibat pengusiran biadab Israel sejak tahun 1948, 1967, dan ekspansi ilegal pemukiman yahudi yang tak pernah menghormati perjanjian yang dibuatnya sendiri- itu mencekam. Sejak 27 Desember 2008, pesawat-pesawat Israel yang dilengkapi dengan bom-bom terbaru kiriman Washington membombardir kota ini. Ehud Barak, Menteri Pertahanan Israel, menyatakan bahwa operasi berjudul “Cast Lead” ini akan memakan waktu lama. Hingga hari ini, 510 orang telah meninggal dunia dan ribuan luka-luka. Tidak ada jurnalis diizinkan masuk. Bantuan medis pun kesulitan.

Demonstrasi bergolak dari Jakarta sampai Eropa. Dari Jordania hingga Amerika. Posko bantuan dibuka di mana-mana, meskipun masih sangat kurang dibandingkan kebutuhan penduduk Gaza.

***


Hati saya sakit saat ada yang berkata: “Ngapain kita ngurusin Palestina, wong negeri kita saja masih amburadul”.

Semoga kita tidak melupakan sejarah bahwa Al-Hajj Amin Al Husaini, Mufti Palestina, adalah orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan Indonesia di radio internasional.

Alasan yang sepintas terlihat nasionalis ini adalah pengkhianatan kejam pada nasionalisme Indonesia itu sendiri. Preambule Undang-undang Dasar 1945 mendeklarasikan dengan jelas perlawanan pada segala bentuk penjajahan. Soekarno dan Hatta berkali-kali menandaskan bahwa nasionalisme Indonesia tumbuh di taman kemanusiaan. “Jangan pikirkan hal lain kecuali Indonesia” adalah logika yang menghina keindonesiaan.

Hati saya lebih sakit lagi saat ada yang mengatakan “Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai dan menembakkan roket! Media di Indonesia terlalu berpihak pada Palestina, nih…gak berimbang!”

Lalu, yang berimbang itu seperti apa? Seperti media massa Barat yang lebih menyalahkan HAMAS, menyiarkan propaganda Israel bahwa serangan ini adalah respon dari tindakan HAMAS menyerang Israel, menyalahkan sikap HAMAS yang memutus gencatan senjata? Sepertinya kita harus menelaah peringatan Finkelstein, seorang ilmuwan Yahudi, dalam bukunya Beyond Chutzpah: On the Misuse of Anti-Semitism and Abuse of History dan Image and Reality of Israel-Palestinian Conflict. Sejarah telah dibajak untuk tidak pernah mengkritisi Israel dan media massa pun tidak bebas dari pembajakan ini. Untuk melihat bias media barat dalam isu Palestina, silakan buka www.ifamericansknew.org .

Bahkan, menurut saya, media di Indonesia masih terlalu berpihak pada Israel.. Tidak ada yang menyebutkan fakta bahwa pemutusan gencatan bersenjata oleh HAMAS itu didahului oleh surat protes gerakan perlawanan itu atas terbunuhnya 4 orang petani di Gaza oleh tentara Israel. Tidak ada yang mengingatkan bahwa Israel terus melanggar perjanjian damai yang disepakatinya sendiri dengan membiarkan pemukiman ilegal terus tumbuh. Kita juga tak boleh lupa dengan tembok pemisah apartheid Israel yang memutus akses rakyat Palestina pada kebutuhan vital kehidupan. Belum lagi blokade Gaza yang lebih kejam dari Blokade Berlin pada masa Perang Dingin.

“Itu kan salah HAMAS sendiri yang tidak mau damai…”
Sampaikan pernyataan itu pada Bung Tomo dan para pendiri negeri ini. Alhamdulillah, para pendiri negeri ini menolak iming-iming perdamaian palsu di bawah ketiak Ratu Belanda. Soekarno bahkan menantang: “Ini dadaku, mana dadamu!”

Kalau kita menggunakan logika yang sama, berarti kita mendukung Agresi Militer Belanda pada tahun 1948. “Itu kan salah para pejuang kemerdekaan Indonesia yang tidak mau damai!”

Tidak banyak yang mengingatkan bahwa Israel berdiri dengan berkubang darah pembersihan etnis yang menghalalkan pembantaian dan pengusiran terhadap penduduk asli Palestina (Ilan Pappe: The Ethnic Cleansing of Palestine ). Komunitas Yahudi yang hidup dalam perdamaian di bawah Khilafah Utsmaniyah tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan saudara-saudara mereka yang mengungsi dari kebiadaban Eropa dan membawa ide rasis radikal untuk mendirikan Israel (Amy Dockser Marcus, Jerusalem 1913). Bayangkan, komunitas yahudi saat itu yang sekecil komunitas muslim di Swedia saat ini tiba-tiba menuntut Negara sendiri dengan luas wilayah yang melebihi luas wilayah penduduk aslinya. Kalau muslim di Swedia tiba-tiba menuntut mendirikan Negara Islam, mereka pasti segera dicokok dan dilabeli teroris.

Memori pembantaian ini dihapus dari sejarah dunia dan dari kesadaran rakyat Israel. Pada saat yang bersamaan, kenangan pahit ini terus hidup di antara rakyat Palestina. Maka, sangat sulit bagi orang Palestina untuk menerima perdamaian yang tidak pernah berpihak pada mereka, lha wong keberadaan Israel saja tidak legal! Wajar jika popularitas HAMAS semakin lama justru semakin meningkat. Indonesia saat itu tegas tidak mengakui Israel karena melihat fakta ini. Sayang, kini banyak yang sudah lupa. Banyak yang terjebak dalam narasi fiktif “Israel yang cinta damai terancam keberadaannya oleh HAMAS yang ekstrimis yang tidak mau damai”.

Kalaupun kita harus menerima fakta bahwa berdasarkan hukum rimba Israel itu eksis, tidak berarti bahwa kita berhak menyalahkan mereka yang menghendaki perdamaian sejati yang lahir dari kemerdekaan. Saya mendukung proses perdamaian, tapi harus dengan dialog yang adil dan terbuka yang melibatkan HAMAS sebagai kekuatan riil di Timur Tengah. Tidak sekedar perjanjian sepihak yang dibuat AS dan Israel lalu dipaksakan pada Palestina.

Kemanusiaan. Keindonesiaan. Islam. Ketiganya memaksa saya berpihak pada yang lemah dan tertindas.

“If you stand for nothing, you will fall for anything”

Malcolm X

Blog EntryKenapa kita harus mikir Palestina?Jan 16, '09 3:09 AM
for everyone

Dikutip dari email adrian…

 

Ngapain sih repot-repot turun kejalan mendukung Palestina, bikin macet jalan doang??!pake kibar-kibarin bendera mereka lagi….

Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya hari ini ketika Palestina diserang. Ngapain kita (Indonesia) sibuk sendiri ?

 

Btw, buat yang kepikir kayak gitu

Semoga info berikut membantu menyadarkan kita (Bangsa besar Indonesia)

 

kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina dan negara arab lain.

Dari sumber yang saya peroleh (insyaallah shahih);

Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.

Temen-temen tau tidak bahwa gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc.  M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.

Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:

".., pada 6 September 1944, Radio B erlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian "Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan." Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia" dan memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.

Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI.

Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."

Temen-temen. ...berapa uang kita yang sudah diperuntukan kepada mereka yang dulu telah membantu moyang kita...?????

Dukungan Mengalir Setelah Itu

Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah.

Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.

Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.

Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air & makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan.

Temen-temen gimana rasannya saat melihat bendera kita di kibarkan oleh bangsa lain dengan kesadaran penuh menunjukan rasa solidaritasnya. ..???? karena mereka peduli

 Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:

"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."

Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita.

 

Temen-temen, setelah baca cerita ini sayapun tidak memaksa (kalau merasa keberatan) untuk turun kejalan, memberi  sumbangan dana atau apalah namannya.

Saya juga belum paham betul duduk permasalah yang begitu ruwet di palestina. Setidaknya kita diingatkan bahwa kenikmatan kita hari ini, tidak lepas dari bantuan moyang mereka jua………….dan saya hanya menegur diri saya sendiri, bahwa disana (palestina) sedang ada musibah kemanusiaan. Sebagaimana Indonesia puluhan tahun yang lalu.

One man one dollar to save palestina!!! !!!!

 

 

 

Guruh Waluyo Edy

guruh_we@bi.go.id                                               

                    


Blog EntryCoca Cola Malaysia Ketar KetirJan 11, '09 8:18 PM
for everyone
eramuslim, Jumat, 09/01/2009 18:08 WIB

Perusahaan minuman ringan Coca Cola menyatakan kekhawatirannya atas seruan boikot terhadap produk minuman tersebut dan produk-produk AS lainnya yang dilakukan oleh organisasi-organisasi Muslim di Malaysia, menyusul serangan brutal Israel ke Jalur Gaza.

Pihak Coca Cola mengatakan, seruan boikot itu bisa mengganggu perekonomian Malaysia dan warga negeri Jiran itu sendiri. "Seperti semua orang, kami sangat prihatin dengan situasi kemanusiaan di Timur Tengah," kata Kadri Taib, humas dan direktur komunikasi perusahaan Coca Cola Malaysia dalam pernyataannya.

"Karena bisnis kami yang bersifat lokal, kami yakin seruan boikot terhadap produk-produk kami bukan cara yang tepat, karena yang akan paling terpukul adalah perekonomian, bisnis dan warga lokal sendiri," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Taib mengatakan bahwa Coca Cola Malaysia mempekerjakan sekitar 1.700 warga Malaysia dan 60 persen dari pegawainya adalah Muslim.

Organisasi-organisasi Muslim di Malaysia menyerukan boikot terhadap produk-produk AS, termasuk Coca Cola dan franchise kedai kopi Starbucks dalam aksi protes yang mereka gelar hari ini di Masjid Nasional di Kuala Lumpur.

Seruan boikot itu disambut oleh Asosiasi Konsumen Islam Malaysia dan Asosiasi Pengelola Restoran Muslim Malaysia. Mereka tidak lagi menyediakan minuman Coca Cola dalam menu di restoran-restoran mereka yang jumlahnya ribuan.

"Kami berharap konsumen Muslim secara penuh ikut serta mengirimkan pesan yang kuat pada Israel dan sekutu-sekutunya agar tidak terus menerus menganiaya umat Islam," demikian pernyataan Asosisasi Konsumen di Malaysia.

Mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohammad juga menyerukan boikot secara luas produk-produk AS dan mata uang dollar sebagai bentuk protes atas dukungan AS pada Israel.  "Mereka tidak akan mati jika tidak menggunakan produk AS," kata Mahathir yang ikut berunjuk rasa bersama 5.000 warga Malaysia di depan kedubes AS.

"Saya berharap Starbucks dan McDonald's tidak beroperasi lagi di sini," tandas Mahathir yang juga menyerukan agar negara-negara Arab menghentikan pasokan minyaknya ke AS.

Seruan boikot produk AS pro Zionis juga dilontarkan dalam aksi massa di Italia. "Kita tidak bisa tinggal diam melihat apa yang terjadi di Gaza. Kami sudah mempertimbangkan untuk membuat daftar pengusaha yang memiliki kaitan dengan Tel Aviv, karena masyarakat tidak banyak tahu siapa saja mereka," kata Giancarlo Desiderati, anggota lembaga perdangan di Italia.

Sayangnya, di Indonesia gerakan boikot ini belum menggema. Para pengusaha dan tokoh-tokoh di Indonesia belum ada yang berani secara terbuka menyerukan boikot terhadap produk-produk AS pendukung Zionis Israel. (ln/MK)



Blog EntryDahlan Iskan: Krisis Sudah Masuk ke Ranah Tuhan Jan 5, '09 10:07 PM
for everyone
[ Selasa, 06 Januari 2009 ]
Dahlan Iskan: Krisis Sudah Masuk ke Ranah Tuhan
Krisis keuangan yang amat dahsyat ini akhirnya mampir juga ke ranah Tuhan. Yakni, ketika tersiar berita begitu banyak lembaga sosial dan keagamaan Yahudi yang menjadi korban investasi model Ponzi yang dilakukan Bernard Madoff (Bernie) itu.

Seperti diatur saja, praktis semua rumah ibadah Yahudi menjadikan kasus penipuan terbesar di dunia tersebut sebagai tema khotbah Hari Sabtu (yaumus Sabbath) mereka. Ini tidak lain karena yang dituduh sebagai penipu terbesar dalam sejarah umat manusia itu adalah tokoh Yahudi dan yang banyak tertipu juga umat Yahudi.

Begitu kerasnya kecaman yang disampaikan para khotib di mimbar Sabtuan itu, sampai-sampai ada pengkhotbah yang kali ini terpaksa meminta maaf kepada jemaatnya. Yakni, karena si pengkhotbah terpaksa harus mencela nama seseorang di mimbar yang suci itu.

''Selama ini kami tidak mau menjadikan soal bisnis dan politik menjadi tema khotbah,'' ujar seorang rabi konservatif di New York. ''Tapi, dalam kasus ini terlalu banyak korban, sehingga sulit untuk tidak dibicarakan,'' tambahnya.

Dana yang tersedot ke bisnis model piramida yang dilakukan Bernie tersebut memang mencapai USD 50 miliar atau sekitar Rp 600 triliun. Beberapa hari setelah Bernie ditangkap, ratusan orang Yahudi yang uangnya lenyap di situ mendatangi rumah Bernie yang seharga Rp 600 miliar itu di New York.

Bernie, 70 tahun, memang tokoh terkemuka Yahudi. Dia dikenal sangat dermawan dan juga memimpin berbagai lembaga sosial masyarakat Yahudi. Karena itu, kasus tersebut dianggap memalukan Yahudi. Baik Yahudi sebagai masyarakat maupun Yahudi sebagai agama.

''Inilah hillul hashim yang keterlaluan,'' ujar seorang pengkhotbah sebagaimana dikutip penerbitan Yahudi terkemuka di New York. Hillul hashim adalah istilah dalam agama Yahudi untuk menyebut perbuatan penistaan kepada Tuhan.

Istilah-istilah agama terpaksa begitu banyak dipakai kali ini untuk mengungkapkan kejengkelan kepada Bernie. ''Dia itu sudah seperti Esau,'' kata pengkhotbah yang lain. Orang yang bernama Esau, dalam kitab agama Yahudi, adalah lambang kebohongan nomor satu di jagat raya. Di antara semua ciptaan Tuhan (termasuk malaikat, manusia, binatang, pohon, dan batu), Esau-lah pembohong terbesar.

Kitab Yahudi menceritakan bahwa Esau adalah kakak Yakub. Mereka adalah anak Ishak, melalui istrinya Rebekah. Berarti, keduanya adalah cucu Abraham (Rasul Ibrahim). Esau dan Yakub sebenarnya anak kembar. Yakub lahir belakangan, tapi nyaris beriringan. Begitu dekatnya kelahiran Yakub dari kakaknya, sehingga dalam kelahiran itu digambarkan posisi Yakub masih memegangi tumit Esau, kakaknya itu.

Tapi, Tuhan tidak memilih anak sulung tersebut sebagai pewaris sang bapak dan sang kakek. Ishak-lah yang jadi rasul. Ishak itu pula yang dipercaya kemudian menurunkan umat Yahudi sekarang ini. Golongan masyarakat Yahudi yang baik kemudian disebut golongan Yakob (berarti Israel). Sedangkan golongan yang ''rusak'' disebut golongan Esau.

Digambarkan, bayi Yakub memang berkembang menjadi anak baik, penurut, suka belajar, banyak tinggal di rumah, dan seterusnya. Pokoknya, Yakub kemudian menjadi lambang kesempurnaan dari seorang anak yang saleh. Sedangkan Esau digambarkan tumbuh menjadi ''anak liar'' yang nakal. Kesukaannya begadang, berkelahi, memeras, menipu, mencuri, dan seterusnya.

Dalam masyarakat Yahudi, semua anak baik digambarkan sebagai Yakub, sedangkan anak nakal seperti Bernard Madoff dicaci seperti Esau. Karena itu, dalam masyarakat Yahudi, banyak orang tua yang memberi nama anaknya dengan Yakub, tapi tidak satu pun yang memberi nama Esau.

Tampaknya, di semua agama, ada kisah seperti ini. Bahkan, agama Jawa juga punya cerita Pandawa dan Kurawa. Begitu banyaknya orang yang mencela dan memojokkan Kurawa, sampai-sampai saya justru bersimpati pada tokoh seperti Dursasana, salah satu di antara 100 Kurawa bersaudara.

Saya kadang merenung bahwa kejahatan Kurawa itu pun sebenarnya juga kehendak Tuhan: mengapa Tuhan menakdirkan Dewi Gendari melahirkan anak sampai 100 orang? Bagaimana seorang ibu bisa mengasuh dan membesarkan anak sebanyak itu untuk bisa jadi anak saleh semua?

Banyaknya anak itu juga yang kemudian menimbulkan problem agraria. Soal warisan tanah Kurusetra itu, misalnya. Tanah tersebut mestinya dibagi dua untuk Pandawa yang hanya lima bersaudara dan untuk Kurawa yang 100 bersaudara. Siapa pun, kalau dalam posisi menjadi Kurawa, pasti unjuk rasa: kalau tanah Kurusetra itu dibagi dua, bukankah akan melahirkan kesenjangan kaya-miskin: yang separo hanya dibagi untuk lima orang Pandawa, sedangkan yang separo lagi harus dibagi untuk 100 orang Kurawa.

Ishak yang hanya punya dua anak, yang satu jadi Esau. Bagaimana Dewi Gendari bisa mengasuh, mendidik, dan membuat 100 anaknya menjadi Yakub semua? Jangankan mendidik, memandikan dan mencuci bajunya saja sudah pasti sulit. Bukankah waktu itu belum ada mesin cuci dan PlayStation? Mengapa Tuhan memberinya 100 anak? Bahwa kemudian banyak di antara anak itu yang jadi Esau, siapa yang salah?

Ternyata, dalam kasus Yakub-Esau ini pun banyak yang bersimpati pada Esau. Mungkin juga karena terlalu banyak kisah kesalehan Yakub yang sekaligus dalam satu napas dengan kenakalan Esau. Ada satu kisah bahwa Esau, sebagai anak sulung, sebenarnya bisa saja mengambil semua warisan ayahnya.

Namun, Esau begitu baiknya, sehingga mau mengalah kepada adiknya. Tapi, ada saja cerita sebaliknya: Esau itu sebenarnya bukan mengalah. Dia menjual hak-haknya sebagai sulung untuk menipu adiknya.

Begitu jeleknya Esau ini sampai-sampai digambarkan, kalau Anda baru saja dicium Esau, segeralah periksa apakah ada gigimu yang dicurinya. Dan Bernie, meski pernah memberikan laba triliunan rupiah kepada para nasabahnya, jasa itu tidak akan dikenang sebagai Yakub. Tetap saja Bernie itu Esau. Bahkan Esau terbesar pada abad modern.

''Bernie itu melakukan dua kejahatan sekaligus: mencuri dan menipu,'' bunyi salah satu khotbah Sabtu itu. ''Tempat yang paling cocok untuk orang yang mencuri harta kaum Yahudi adalah di neraka yang sangat khusus,'' tambahnya.

Betapa berat dosa Bernie digambarkan dalam cerita itu sebagai berikut: Orang Yahudi itu paling pintar dalam berhitung dan paling teliti dalam memeriksa angka-angka. Karena itu, tidak mungkin bisa ditipu. Itu baru orang Yahudi biasa. Orang Yahudi yang sudah jadi pedagang lebih hebat lagi: sudah mampu menggabungkan kehebatan berhitung dan ketelitian memeriksa. Kehebatan tersebut akan meningkat lagi kalau seorang pedagang Yahudi sudah bisa jadi bankir, pengusaha bank.

Dan seorang Bernie ternyata mampu menipu orang Yahudi yang sudah jadi bankir sekalipun! Maka, kalau orang Yahudi memberi gelar dia Esau, rupanya kejengkelan mereka memang sudah tidak tertahankan lagi. Bankir Yahudi pun bisa dia tipu!

Di antara kelompok Yahudi yang paling marah kepada Bernie adalah organisasi wanita Yahudi bernama Hadassah. Organisasi tersebut kehilangan dana Rp 1 triliun (USD 90 juta). Hadassah adalah organisasi ibu-ibu Yahudi di Amerika yang paling besar. Juga paling terkenal akan proyek-proyek sosialnya.

Hadassah-lah yang membiayai anak-anak Yahudi yang ditinggal mati orang tua mereka dalam kasus pembunuhan masal di Eropa. Hadassah pula yang mendirikan sekolah Youth Aliyah untuk anak-anak orang Yahudi di Israel. Proyek sosialnya di Israel luar biasa banyaknya. Termasuk mendirikan sekolah perawat, kedokteran, dan rumah sakit.

Kini, dana itu hilang.

Sedangkan di antara rabi (kiai) Yahudi yang paling marah adalah David J. Wolpe. Ini berarti sudah mentok: Rabi Wolpe adalah rabi nomor satu di antara rabi-rabi ''langitan'' di Amerika Serikat. ''Padahal, saya ini tidak kenal Bernie,'' katanya dalam satu khotbah sebagaimana disiarkan penerbitan Yahudi di AS itu. Sampai-sampai dikira dia itu ikut jadi salah satu korban Bernie. ''Saya ini justru belum pernah dengar namanya sampai dengan semua orang menyebut-nyebut nama itu sekarang ini,'' tegasnya.

Rabi Wolpe tergolong kiai mbeling. Pimpinan Kuil Sinai di Los Angeles tersebut membuat heboh beberapa tahun lalu, terutama ketika mengungkapkan bahwa kisah pengungsian orang Yahudi dari Mesir yang menyeberangi Laut Merah itu sebenarnya tidak ada. ''Tidak ditemukan bukti ilmiah sama sekali,'' ungkapnya.

Rabi Wolpe itulah yang dalam khotbahnya sampai mengingatkan agar semua pengusaha Yahudi tahu bahwa sebelum menghadap Tuhan kelak, akan ada beberapa pertanyaan Tuhan yang harus dijawab sebelum bisa masuk surga. Pertanyaan pertama, kata Wolpe, adalah: apakah praktik dagang yang kamu lakukan sudah baik?

Blog EntryNulis lagiiiNov 29, '08 12:07 AM
for everyone

Akhir-akhir ini rasanya saya jd manusia paling malas & paling bodoh sedunia! Kerjaan yang sebenarnya dari dulu juga itu-itu juga rasanya kok jadi buanyak sekali. Padahal setahun yang lalu saya sendirian di sini, dan semuanya beres bahkan masih sempat aktif nulis dan posting2 di blog. Sekarang, saya dibantu seorang teman. Tapi yang terjadi saya terlalu tergantung sama dia, mengandalkan dia. Hasilnya, sekarang dia lebih pintar dari saya .

Beberapa hari yang lalu seorang teman, kaka tingkat pas kuliah ngasih tahu klo barusan post comment di blog ini. Saya jadi tersentak, knp saya ga tahu?

Rasanya pingin nangis, saya begitu 'menikmati' kemalasan dalam situasi yang nyaman.

Hari ini, 1 Dzulhijjah 1429 H, saya canangkan untuk kembali seperti dulu lagi!

Blog EntryBBM naik (lagi) .....May 25, '08 11:40 PM
for everyone
Pingin ngeluarin uneg2 nih...

Per 24 Mei kemarin BBM naik.Langsung kebayang harga2 bakal melambung, padahal belum lama per 1 april harga2 naik. Susu Salma (anak saya) dari 36 ribu langsung jadi 39 ribu, lha setelah BBM naik ini jadi berapa lagi harganya?????

2 minggu yang lalu saya ke jakarta, ketemu kakak sepupu yang kerja di salah satu perusahaan persewaan helikopter. Iseng2 ngomong masalah isu BBM naik. Tiba-tiba terlontar pikiran matematis awam tentang ruwetnya BBM.

Banyak yang bertanya-tanya, kita ini pengekspor minyak tapi kenapa saat harga minyak melambung pemerintah kita justru panik karena anggaran pemerintah buat subsidi BBM melonjak? Bukankah penerimaan pemerintah seharusnya juga meningkat, so tidak perlu ada pengeluaran tambahan bukan? Selama ini kita (saya juga) belum terlalu banyak tahu kalau kita ini pengekspor minyak mentah lalu mengimpornya dalam bentuk jadi. Makanya pemerintah kalang kabut!

Kemudian muncul pikiran usil, kenapa kita tidak mengolah sendiri minyak itu? Ada berbagai jawaban, tapi saya gak mau pusing mikirin itu semua. Jawaban paling klasik adalah kita terkendala biaya dan teknologi. Disisi lain, pemerintah meredam dampak kebijakan tidak populis menaikkan BBM dengan mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang jumlahnya tidak tanggung-tanggung, 14 triliun! Saya jadi mikir, bagaimana apa tidak lebih baik uang sebanyak itu digunakan untuk mendirikan pabrik pengolahan minyak, sehingga kita tidak perlu mengimpor BBM. Bukankah dengan demikian pemerintah tidak perlu bingung mengeluarkan subsidi BBM kan? Kalau harga minyak mentah naik, kita juga yang dapat untung. Tidak seperti sekarang, harga minyak naik kita malah tekor. Terngiang-ngiang pepatah yang terkenal sejak SD, bagaikan tikus mati di lumbung padi....

Tapi, ini hanya sekedar angan-angan seorang sigis..............

Ketua Umum ASR: Ada Kekuatan Tertentu Kuasai Migas Nasional

eramuslim, Kamis, 22 Mei 08 07:20 WIB

Krisis minyak dan gas yang melanda Indonesia lebih disebabkan karena seluruh produksi dan perdagangan minyak dan gas (Migas) nasional dikuasai oleh kekuatan tertentu, sementara pejabat pemerintah maupun Pertamina tidak mampu mengatasi kekuatan itu, justru sebaliknya pemerintah dan Pertamina didikte agar mengikuti kemauannya dalam menetapkan kebijakan di bidang Migas.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Aliansi Suara Rakyat (ASR) yang juga Ketua Umum Front Persatuan Nasional (FPN) Agus Miftach terkait rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Agus Miftach menyatakan, tingginya harga minyak dunia hingga mencapai 128 dolar AS/barel, bukan satu-satunya sebab tingginya harga BBM di dalam negeri. "Jangan lupa Indonesia adalah negara produsen minyak dengan kapasitas 940 ribu barel atau 2, 75 persen produksi OPEC. Ini jauh di bawah kuota OPEC yang sebesar 1.450.000 barel/hari, " katanya.

Tetapi, menurutnya, Indonesia justru menempuh kebijakan aneh, yaitu mengekspor sebagian besar minyak mentah dan mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyak jadi. Akibatnya, tentu selalu defisit dan malah membebani perekonomian nasional.

"Ini tidak terlepas dari ulah kelompok itu. Sudah lama kondisi perminyakan Indonesia terjebak dalam mekanisme mereka yang bercokol secara konspiratif di Pertamina dan Kantor ESDM, " ungkapnya.

Karena itu, Ia meminta, Presiden harus segera memberhentikan Direksi Pertamina dan pejabat di Kementerian ESDM serta meminta pertanggungjawaban kepada mereka atas adanya kekuatan tertentu itu.

"Terjadi mega penyelundupan minyak Indonesia hingga 2, 4 juta barel dengan harga 1.500 rupiah/liter, tidak lepas dari tanggungjawab pejabat di Pertamina dan Kantor Kementerian ESDM. Itu lebih mirip perampokan harta rakyat Indonesia, " katanya.

Lebih tragis lagi, kata Agus Mitach, minyak hasil selundupan dari Indonesia tersebut dibeli lagi oleh Pertamina dengan harga internasional.

"Mengapa kejahatan skala besar yang berlangsung secara terbuka dan perairan Indonesia ini yang melibatkan pihak yang jelas diketahui tidak dapat ditindak, bahkan dilindungi sehingga dapat berlangsung secara leluasa. Inilah kejahatan dan pengkhianatan terhadap Bangsa Indonesia yang harus dibasmi, " tandasnya.

Agus Miftach mengungkap kasus yang melibatkan pejabat Pertamina dan pejabat di Kantor Kementerian ESDM, di mana Pertamina pernah sengaja mengimpor minyak Azeri milik Beyond Petroluem Azerbaijan sebesar 900 ribu barel yang letaknya sangat jauh, bahkan harus dilakukan dua kali pengapalan yang menjadikan harga minyak Azeri sangat mahal.

"Mengapa Pertamina tidak membeli dari ladang Afrika Barat yang lebih dekat? Ini tentu ada permainan yang melibatkan mafia yang bersekongkol dengan birokrat di Pertamina dan kantor ESDM. Inikah yang harus diselesaikan dengan subsidi atau pencabutan subsidi?" katanya.

Dia menyatakan, pemerintah dan rakyat telah dibodohi dan dijadikan sapi perahan oleh kelompok tertentu itu. Ia menghargai sikap hati-hati yang diambil oleh pemerintah, namun yang lebih penting adalah pemerintah harus segera menindak kelompok itu dan birokrat yang telah menghancurkan industri minyak dan perekonomian nasional.(novel/ant)


Blog EntryCerita Seorang Lulusan PesantrenMay 22, '08 4:19 AM
for everyone

Cerita Seorang Lulusan Pesantren

eramuslim, 22 Mei 08 13:46 WIB

Oleh Sabrul Jamil

Hampir sepuluh tahun yang lalu, saya pernah mengikuti suatu majelis ta’lim di dekat rumah. Majelis Ta’lim ini agak unik, karena yang memberikan tausyiah adalah seluruh anggota majelis, bergantian setiap pekan. Materi tausyiah tidak ditentukan alias diserahkan kepada pemberi materi. Usai disampaikan kami semua mendiskusikan isi materi tadi.

Suatu hari, datanglah seorang pemuda lulusan pesantren modern Gontor. Pemuda tadi kebetulan sedang menginap di rumah salah seorang anggota majelis. Dengan hormat, kami mempersilakan beliau untuk menyampaikan tausyiah.

Sampai sekarang, saya masih teringat esensi-esensi ceramah beliau. Beliau menuturkan, kehidupan di pesantren sungguh nikmat, selama kita mampu menempatkan diri dengan tepat. Tantangan sesungguhnya adalah ketika para santri telah terjun ke dunia nyata.

Jika di pesantren ia mampu menghadirkan kekhusyuan setiap kali sholat malam, maka di luar pesantren hal itu sulit dilakukan. Jangankan untuk khusyu, untuk dapat bangun menegakkan sholat malam saja sudah luar biasa berat.

Jika di pesantren kegiatan menuntut ilmu dapat dilaksanakan secara rutin, hal itu lebih karena mengikuti jadual. Tantangan sesungguhnya adalah ketika di luar tembok, apakah seorang santri masih mampu terus secara rutin menimba ilmu?

Banyak hal lain yang disampaikan pemuda lulusan pesantren tersebut. Namun sepotong penuturan di ataslah yang terekam dengan baik di ingatan saya.

Pembaca yang baik. Penuturan pemuda yang resah tadi, betapapun, merupakan indikasi suatu kebaikan. Ia mampu memelihara kegelisahan, untuk dapat menjaga ketajaman rasa dan kepekaan nuraninya. Setidaknya, ia akan selalu menyadari jika sesuatu yang berharga hilang dari hidupnya.

Saya pribadi sering mendapatkan pertanyaan, dan sering menanyakan kepada diri sendiri, bagaimanakah cara yang efektif agar dapat menjaga stabilitas keimanan dan keteraturan beribadah. Pertanyaan itu sendiri sudah menunjukkan kepedulian si penanya terhadap kualitas dirinya di mata Allah, dan sungguh patut dihargai. Karena, kenyataannya, banyak orang lain yang sudah tidak peduli apakah dirinya sudah baik di mata Allah ataukah belum.

Kebanyakan kita masih sangat dipengaruhi lingkungan. Jika lingkungannya baik, kita pun ikut baik. Namun jika lingkungannya rusak, kita boleh jadi ikut tercemar.

Di lingkungan yang obrolannya terjaga, kita pun ikut menjaga kata-kata. Namun jika lingkungan asyik bergosip, mengumbar kata-kata tak berarti, kita juga ikut larut. Pada saat mengikuti sholat malam berjamaah, kita bisa terbawa menitikkan air mata, karena mayoritas jamaah terisak-isak menangis mendengarkan lantunan ayat-ayat suci AlQuran. Namun di rumah, yang anggota keluarganya malas menegakkan sholat malam, kita juga ikut malas sholat malam.

Di lingkungan yang materialistis, yang mengukur sukses dan bahagia hanya berdasarkan prestasi bendawi, kita pun ikut menjadi obsesif terhadap benda-benda. Keresahan kita bukan diukur dari jauh dekatnya kita dengan Allah, namun dari seberapa banyak benda-benda duniawi yang kita kumpulkan.

Menyadari besarnya pengaruh lingkungan terhadap diri kita, Rasul Saw mengingatkan untuk berhati-hati dalam memilih teman. Pesan ini, jika diterjemahkan lebih luas lagi, mengisyaratkan perlunya kita berhati-hati memilih lingkungan pergaulan. Agaknya pesan Rasul ini berlaku untuk kebanyakan manusia.

Pada kenyataannya, terkadang kita seolah tidak memiliki kesempatan untuk memilih. Misalnya, tak mungkin seorang santri memilih seumur hidup berada di pesantren, dan tidak turun gunung mengamalkan ilmunya. Pada situasi ini, seseorang harus memiliki kemampuan untuk menguatkan diri dari pengaruh lingkungan.

Lebih dari sekedar tidak terpengaruh, bahkan setiap muslim sebenarnya dituntut untuk mampu mempengaruhi lingkungannya agar sesuai dengan nilai-nilai syar’i. Inilah yang disebut berda’wah.

Namun da’wah tidaklah harus diterapkan secara formal, di mimbar-mimbar atau dengan ceramah. Sebagai contoh, bila Anda ingin seseorang tidak bergunjing dan menjelek-jelekkan keburukan orang lain, mungkin Anda tidak perlu berceramah panjang lebar tentang larangan berghibah. Tetapi Anda cukup menanggapi sekilas sambil perlahan-lahan mengalihkan pembicaraan tanpa disadari oleh lawan bicara Anda. Sehingga lawan bicara Anda itu tidak sempat lagi berghibah di depan Anda, sebaliknya dengan kemampuan Anda dia malah sibuk membicarakan hal lain yang bermanfaat tanpa disadarinya.

Di sini peranan Anda adalah bagaimana mengalihkan pembicaraan dengan cantik dan manis tanpa ada rasa tersingung dari lawan bicara Anda.

Inilah seninya dakwah dan amar makruf nahi mungkar. Terkadang untuk menghentikan kemungkaran, tidak dibutuhkan bahasa verbal atau taushiyah formal. Cukup dengan surut ke belakang dan tidak melakukannya, seseorang seringkali bisa mencegah kemungkaran dengan efektif dan efisien.

Bagaimanakah membangun kesadaran diri?

Saya kira, kita dapat belajar dari sistem kerja jasmani kita. Tatkala lapar, kita makan. Merasa kotor, kita mandi membersihkan diri. Jasmani senantiasa sensitif jika ada sesuatu yang ‘salah’.

Sensitifitas seperti itulah yang perlu kita bangun pada rohani kita. Kita perlu lebih sering mendengar sinyal dari ruhani, karena sesungguhnya ia selalu berkomunikasi dengan kita, setiap kali ada sesuatu yang salah.


Blog EntryWhat on Number 11Mar 31, '08 1:18 PM
for everyone
DARI BLOG SEBELAH

Silakan dibaca :



1) New York City memiliki 11 huruf.

2) Afghanistan memiliki 11 huruf.

3) Ramsin Yuseb ( terroris yang menyerang twin tower pada 1993 ) memiliki 11 huruf.

4) George W Bush memiliki 11 huruf.

5) Twin tower membentuk angka 11.

Mungkin itu sebuah kebetulan, tetapi coba lihat :

1) New York adalah negara bagian ke 11

2) Pesawat pertama yang menabrak Twin Tower memiliki nomor penerbangan 11.

3) Pesawat itu mengangkut 92 penumpang, 9+2 = 11.

4) Pesawat 1 lagi yang menabrak Twin Tower mengangkut 65 penumpang, 6+5= 11.


5) Tragedi itu terjadi pada 11 September, 9/11, 9+1+1 = 11


6) Tanggalnya sama dengan pelayanan darurat Amerika yaitu 911, 9+1+1 = 11.

Masih kebetulan? baca ini lagi untuk membangkitkan pemikiran km :



1) Kejadian ini adalah kecelakaan pesawat ke 254, 2+5+4 = 11.

2) September 11 adalah hari ke 254 dlm tahun itu, 2+5+4 = 11.

3) Pemboman Madrid terjadi pada tgl 3/11/2004, 3+1+1+2+4 = 11.


Masih kebetulan, Nah sekarang adalah bukti yang paling mantap :

The most recognized symbol for the US, after the Stars & Stripes, is the Eagle. The following verse is taken from the Quran, the Islamic holy book:

"For it is written that a son of Arabia would a waken a fearsome Eagle. The wrath of the Eagle would be felt throughout the lands of Allah and lo, while some of the people trembled in despair still more rejoiced: for the wrath of the Eagle cleansed the lands of Allah and there was peace."


That verse is number 9.11 of the Quran.

Masih tidak percaya? Silakan coba yang ini, akan membuat bulumu berdiri :




Buka Microsoft Word dan lakukan seperti yang dibawah :

1. Ketik Q33 NY, ini adalah nomor penerbangan pesawat pertama yang menabrak Twin Towers.

2. Highlight/Terangkan Q33 NY.

3. Ganti ukuran Font menjadi 48.

4. Ganti jenis Font menjadi WINGDINGS 1

APA YANG KAMU LIHAT ????



.......Terima kasih.....

Blog EntryGaji Yang Tak Jelas*Mar 31, '08 12:47 PM
for everyone

Gaji Yang Tak Jelas*

Hari itu Sulaiman bin Ja’far Al-Ja’fari bersama-sama Imam Ridha, keluar untuk suatu keperluan. Menjelang malam, Imam mengajaknya datang dan menginap di rumah.

Setibanya disana, Imam melihat pegawai-pegawainya tengah sibuk membatik. Nampak pula diantara mereka seorang asing yang tidak dikenal.

“Siapa dia?” tanya Imam kepada para pegawainya.
“Seorang buruh yang kami ambil dan diupah,” jawab mereka.
“Baik! Berapa upah yang kalian tentukan untuknya?”
“Nanti akan kami berikan seberapa yang dia rela.”

Kemarahan nampak di wajah Imam. Dia pergi mengambil cambuk untuk mengajar kecerobohan pegawai-pegawainya. Sulaiman berkata, “Imam, kenapa Anda harus marah?”

“Telah berkali-kali kukatakan kepada mereka agar jangan mengupah seseorang selagi imbalan gajinya belum ditentukan. Pertama-tama tentukan dahulu upahnya, baru kemudian dia bekerja. Kalau gaji seseorang telah ditentukan sebelumnya, kalaupun akan ditambah dengan uang ekstra tidaklah apa-apa; dan dia, pada gilirannya, akan sangat berterima kasih atas itu. Disamping itu hubungan kalian akan bertambah erat, dan dia akan sangat menyukai kalian.”

“Seandainya kalian tetap hanya memberikan upah sekadar upah yang telah ditentukan sebelumnya, dia pun masih akan rela menerimanya. Ini berbeda dengan seseorang yang bekerja tanpa mengetahui gaji yang akan diterimanya. Karena seberapa banyak yang kalian berikan kepadanya, dia tetap tak akan percaya bahwa itu adalah hadiah dari kalian, bahkan dia menduga bahwa kalian telah memberi upah lebih sedikit dari yang seharusnya dia terima.”

*Bikhar Al-Anwar, jilid XII, hal 31
(Dikutip dari Kisah Sejuta Hikmah, oleh Murtadha Muthahhari, terbitan Pustaka Hidayah)

Benarkah Quran Menetapkan Bahwa Matahari Mengelilingi Bumi?

eramuslim-Senin, 31 Mar 08 07:54 WIB

Kirim teman

Saya membaca fatwa ulama yaitu Syeikh Utsaimin yang menegaskan bahwa zhahir ayat Quran mengatakan bahwa matahari bergerak mengelilingi bumi. Pandangan ini menurut beliau berdasarkan banyak ayat Quran, sehingga kita tidak boleh berpandangan sebaliknya bahwa bumi-lah yang mengelilingi matahari. Bahkan menurut beliau, suat hari nanti para ilmuwan akan berbantahan tentang benarkan bumi mengitari matahari.

Mohon klarifikasi dari ustadz, benarkah ulama sekelas Syaikh Utsaimin mengatakan hal itu? Dan benarkah memang al-Quran secara tegas menyatakan hal itu.

Terima kasih jazakamullahu khairal jaza'.

Erti Manangku
ertia

Jawaban

Assalamu a'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Setiap ulama tentu berhak untuk mengeluarkan pendapat dan fatwanya. Juga berhak untuk diikuti fatwa dan pendapatnya itu oleh umat Islam.

Namun tidak ada satu pun manusia yang dijamin oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW selalu pasti benar dalam segala halnya. Bahkan para shahabat yang mulia dan dijamin masuk surga sekalipun, terkadang tidak saling sependapat dalam banyak masalah antara sesama mereka. Perbedaan pandangan di kalangan shahabat nabi SAW menunjukkan bahwa seseorang bisa saja punya pendapat yang berbeda dengan saudaranya, tanpa harus terjadi permusuhan atau saling ejek di antara mereka.

Para ulama sejak masa salaf dahulu, banyak yang berbeda pendapat. Di antara mereka ada yang benar dalam ijtihad dan di antaranya ada yang salah. Bahkan Imam As-Syafi'i rahimahullah pernah mengoreksi pendapat-pendapatnya yang telah ditetapkan sebelumnya. Sehingga ada dua qaul dalam mazhabnya, yaitu qaul qadim ketika beliau tinggal di Iraq dan qaul jadid ketika beliau tinggal di Mesir.

Bahkan para ulama di level mujtahid mutlak sekalipun tidak pernah mewajibkan manusia untuk hanya berguru kepada dirinya sendiri saja. Bagi mereka, bila ada orang yang ingin berpendapat sebagaimana pendapat dirinya, boleh saja. Tapi bila menolak dan mengambil pendapat ulama lain, mereka ikhlas dan sama sekali tidak sakit hati.

Bila di masa sekarang ini ada pendapat dan pandangan dari ulama tertentu yang barangkali tidak kita sejalan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada beliau, boleh saja hal itu ditolak dan tidak berdosa. Asalkan ada pembanding dari pendapat ulama lainnya yang dirasa lebih kuat hujjahnya.

Matahari Mengelilingi Bumi?

Benar bahwa salah satu di antara ulama yang berpendapat bahwa matahari bergerak mengelilingi bumi adalah Syeikh Al-Utsaimin. Keluasan ilmu beliau dan kedalamannya dalam masalah agama, tentu tidak perlu diragukan lagi. Namun bukan berarti beliau harus selalu benar dalam semua pendapatnya.

Apalagi yang beliau sampaikan bukan terkait dengan masalah umurdiniyyah, melainkan tsaqafah umum terkait dengan sebuah fenomena alam yang di dalam Al-Quran disampaikan lewat isyarat. Bukan lewat pernyataan yang bersifat eksplisit. Artinya, kesalahan dalam memahami hal-hal seperti ini tidak berpengaruh pada masalah aqidah dan syariah, namun lebih kepada informasi tentang fenomena alam dan ilmu pengetahuan.

Kalau kita teliti lebih dalam, sebenarnya di dalam Al-Quran tidak pernah ada ayat yang bunyinya secara tegas menyebutkan bahwa matahari bergerak mengelilingi bumi. Penekanannya di sini pada kalimat: mengelilingi bumi. Kalau ayat yang menunjukkan bahwa matahari bergerak dan digerakkan oleh Allah SWT, memang banyak bertaburan di banyak tempat dalam Al-Quran. Akan tetapi tidak ada satupun yang menyebutkan dengan mengelilingi bumi.

Yang ada hanya pernyataan bahwa matahari itu bergerak, beredar, terbit, terbenam, condong, pergi, datang dan sejenisnya. Semua pernyataan itu tentu tidak boleh kita tolak. Namun sekali lagi, Al-Quran tidak pernah menyebutkan bahwa matahari MENGELILINGI bumi. Tidak ada ayat yang bunyinya: asyamsu taduru haulal ardhi.

Walhasil, secara zahir nash tidak ada pernyataan di dalam Al-Quran bahwa matahari mengelilingi bumi.

Kalau pun matahari disebutkan telah bergerak dalam arti terbit, terbenam, condong dan sebagainya, tidak ada seorang muslim pun yang menolaknya. Karena zhahir nash memang mengatakan demikian. Perhatikan ayat-ayat berikut ini:

Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan bila matahari terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri. (QS al-Kahfi: 17)

Namun semua yang terkait dengan informasi matahari itu sangat dikaitkan dengan pandangan subjektif manusia. Di mana Allah SWT memang berfirman untuk umat manusia. Maka boleh saja disebutkan bahwa matahari itu terbit, tentunya dari sudut pandang manusia. Padahal sesungguhnya, matahari tidak pernah pergi menghilang dari wujudnya, dia hanya menghilang dari pandangan mata kita saja.

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan ayat berikut ini:

Hingga apabila dia telah sampai ke tempat ter benam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata, "Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka." (QS Al-Kafhi: 86)

Kalau kita lihat zhahir nash ayat ini, jelas sekali disebutkan bahwa ada tempat terbenamnya matahari, di mana matahari bukan hanya terbenam, tapi disebutkan tempatnya masuk ke dalam bumi, yaitu di laut yang berlumpur hitam. Tetapi apakah matahari turun ke bumi dan masuk ke dalam laut? Tentu tidak bukan. Ini hanya pandangan subjektif seseorang yang melihat seolah-olah matahari masuk ke dalam laut. Padahal hakikatnya matahari berjarak 8 menit perjalanan cahaya dari bumi.

Di dalam dalil lainnya yang juga shahih, disebutkan hal yang lebih aneh lagi. Yaitu matahari pergi ke 'Arsy.

Nabi SAW berkata kepada Abu Dzar ketika matahari terbenam. “Apakah engkau tahu ke mana dia pergi?” Abu Dzar menjawab, “Allah dan rasulnya lebih mengetahui.” Nabi berkata, “Sesungguhnya dia pergi bersujud di bawah Arsy dan meminta izin lalu diizinkan. Dan dia meminta izin dan tidak diizinkan. Kemudian dikatakan, kembalilah ke tempat kamu muncul dan terbenamlah dari arah baratnya.”

Kalau memang hakikatnya matahari pergi pulang ke arsy tiap hari, dalam logika kita manusia di muka bumi, tentu harus ada masa dalam 24 jam bumi tidak mendapat sinar matahari dan juga alam semesta. Namun separuh manusia yang melata di muka bumi ini selalu dalam keadaan melihat matahari. Matahari tidak pernah tenggelam dari pandangan seluruh manusia di bumi.

Matahari hanya kelihatan terbit buat segelintir orang yang kebetulan berada pada posisi matahari terbit. Demikian juga matahari hanya terbenam dalam pandangan manusia yang kebetulan berada di belahan bumi yang sebentar lagi membelakangi matahari. Dan semua itu terjadi bergantian. Tapi sesungguhnya matahari tidak pernah absen dari kita. Yang terjadi sesungguhnya, manusia lah yang absen dari matahari dengan membelakanginya.

Dan karena Al-Quran bukan kitab astronomi, bahkan punya unsur sastra yang tinggi, maka sah-sah saja semua ungkapan yang seolah-olah menggambarkan bahwa matahari melakukan semua gerakan itu. Tanpa harus terjebak untuk menjelaskannya secara astronomi.

Seperti ungkapan indah Al-Quran tentang malam dan siang yang saling berkejaran, apakah kita mau artikan bahwa malam dan siang itu seperti dua anak kecil main kejar-kejaran atau main petak umpet? Tentu tidak, bukan? Ungkapan berkejaran itu adalah gaya bahasa yang indah, tapi jangan dipahami terlalu teknis dan sederhana.

Bahkan di dalam Al-Quran bertabur ayat yang punya gaya ungkapan bahasa yang indah, kadang sampai terasa aneh. Misalnya, uban yang tumbuh di kepala nabi Zakaria, disebutkan dengan ungkapan khas yaitu uban berkobar di kepala. Berkobar itu kan sesungguhnya sifat dari api. Tetapi apakah benar kepala nabi Zakaria itu terbakar? Tentu tidak, bukan?

Ia berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah berkobar dengan uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdo'a kepada Engkau, ya Tuhanku." (QS Maryam: 4)

Kebenaran Ilmu Pengetahuan

Namun lepas dari perbedaan pendapat dalam memahami nash Quran, kita pun harus tahu bahwa kebenaran dalam ilmu pengetahuan pun tidak pernah mutlak. Setiap kali selalu saja ada teori yang tumbang dengan teori baru. Setiap saat selalu saja muncul penemuan dan kebenaran baru, untuk sampai saatnya akan tumbang digantikan dengan yang baru.

Apa yang kita yakini sebagai kebenaran empiris tentang ilmu astornomi, sangat kita yakini suatu hari akan tumbang dengan fakta terbaru.

Wallau a'lam bishshawab wassalamu a'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Blog EntryPengenalan Singkat Terhadap Al-HadisMar 26, '08 6:32 AM
for everyone

hasil ngaji hari minggu, mudah-mudahan bermanfaat. saya yakin masih banyak yang belum tahu 

                      Pengenalan Singkat Terhadap Al-Hadis

(M. Hasyim Manan)

 

A.     Asal-usul Ajaran Islam

1.      Wahyu (perennial) : 1.1. Al-Qur’an (wahyu redaksional)

1.2. Al-Hadis (wahyu non redaksional)

2.      Akal (rasional)       : 2.1. Ijtihad (penemuan berdasar ajaran Islam)

Sumber ijtihad mengkafer sekitar 95% ajaran Islam yang berkembang saat ini.

 

B.     Pengenalan Singkat Terhadap Al-Hadis

1.      Pengertian : Kutipan dari Nabi Muhammad saw. Baik berupa perkataan (qaul), perbuatan (fi’il) atau persetujuan dengan sikap diam (taqrir)

2.    Karena kutipan, validitas (keabsaahannya) sangat tergantung kepada :

2.1.  Kondisi pihak yang mengutip atau yang meriwayatkan (rowi)

2.2.  Kondisi hubungan antar rowi (sanad)

2.3.  Kondisi materi yang dikutip (matan)

3.    Kesepakatan ahli hadis, bahwa hadis yang boleh menjadi sumber adalah :

3.1.  Hadis sohih, artinya 2.1. dan 2.2. dan 2.3. tidak ada yang cacat, artinya para periwayatnya semua jujur dan kuat hafalannya (tsiqoh), rangkaiannya atau sanadnya bersambung, dan isinya (matan) tidak janggal dan tidak bertentangan dengan yang lebih kuat.

3.2.  Hadis hasan, artinya 2.1. terdapat kekurangan,yakni pihak yang mengutip kurang cermat (kurang dlobith).

4.    Hadis do’if (lemah) tidak dapat dijadikan sumber penetapan ajaran Islam. Kalau hanya untuk memuji suatu amalan yang sudah ada, hadis doif boleh dipakai (fadlilatul a’mal).

Catatan : Suatu hadis dho’if, bila banyak data pendukung dan tidak bertentangan dengan al-Qur’an atau didukung tingkatan dalil yang lebih tinggi (hadis shohih atau al-Qur’an) bias menjadi hadis hasan bighoiri tapi tetap tidak bisa dipakai sebagai sumber penetapan ajaran Islam. Contoh : hadis “annadhofatul minal iman” termasuk dhoif tapi di al-Qur’an banyak anjuran tentang kebersihan, sedangkan hadis “husbul wathon minal iman” sepenuhnya dhoif, tidak bisa dijadikan pegangan.

5.    Kedudukan Hadis terhadap al-Qur’an :

5.1.  Sebagai penjelasan (al-bayaan)

5.2.  Sebagai penetapan baru diluar al-Qur’an (al-istiqlal)

 

C.     Literatur Hadis

1.    Kutipan dari Nabi Muhammad saw. Dikumpulkan oleh ahli Hadis sejak abad pertama, dalam literatur yang disebut kitab hadis.

Induk kitab hadis ada tujuh yaitu :

1.1.  Al-Jami’us Sahih

1.1.1.   Sohih al-Bukhori

1.1.2.   Sohih Muslim

1.2.  Al-Sunan

1.2.1.   Sunan Abi Dawud

1.2.2.   Sunan Al-Tarmidzi

1.2.3.   Sunan Al-Nassa’i

1.2.4.   Sunan Ibnu Majah

1.3.  Al-Musnad

1.3.1.   Musnad Imam Ahmad

2.      Disebut Induk Kitab Hadis (ummabatu kutubil hadis) atau kitab tujuh (kutubus sab’ah) karena menurut asumsi para ahli hadis, kumulasi isi dari tujuh kitab itu diperkirakan sudah mencakup semua qoul fi’il dan taqrir Nabi Muhammad saw.

D.     Literatur Tambahan :


1.      Sunan al-Damiri

2.      Al-Muwatto’

3.      Ibnu Khuzaimah

4.      Ibnu Hibban

5.      Al-Baihqi Sughro

6.      Al-Baihqi Kubro

7.      Ibnu Abi Syaibah

8.      Majma al-Zawa’id

9.      Musnad Abu Dawud al-Toyalisi

10.  Mustadrok al-Hakim

11.  Musnad al-Humaidi

12.  Musnad al-Syihab

13.  Musnad Imam al-Syafi’I

14.  Musnad Imam Abu Hanifah

15.  Al-Daroqutni

16.  Musnad Ishaq bin Rohawaihi

17.  Musnad Abi Ya’la

18.  Musnad al-Ja’idi

19.  Misykat al-Masobih

20.  Muntakhob Abdu bin Humaid

21.  al-Targhib wa al-Tarhib

22.  al-Fathul Kabir

23.  Muntaqo Ibnu al-Jarud

24.  Faidul Qodir

25.  Al-Adzkar

26.  Musnad al-Haris

27.  Makarim al-Akhlaq

28.  Al-Durr al-Muntasiroh

29.  Al-Jihad

30.  al-Ilm

31.  Fado’il al-Sohabat

32.  Al-Lu’lu’ wal Marjan

33.  Misbah al-Zujajah

34.  Jami’ al-Hadis wa al-Marosil

35.  Al-Musqosidul Hasanah

36.  Musnad al-Syamiyyin

37.  Sunan al-Nassa’i Kubro

38.  Al-Hadis al-Qudsiyah

39.  Misykat al-Masobih

40.  Al-La’aliul Masnuah

41.  Al-Masnu’

42.  Al-Asror al-Marfu’ah

43.  Al-Asar al-Marfu’ah

44.  Al-Jidd al-Hasis

45.  Al-Masnu’at

46.  Al-Lu’lu’ al-Marsu’

47.  Al-Nukhbatul Bahiyah

Catatan : Kitab 40 – 47 merupakan kumpulan hadis dho’if

Surabaya, 16 Shofar 1429 H/24 Februari 2008 M


Blog EntryJalur Gaza MenangisMar 18, '08 7:58 AM
for everyone

Jalur Gaza Menangis

Sabtu, 15 Mar 08 06:05 WIB

Jalur Gaza adalah sebuah wilayah di Palestina, luasnya sekitar 365 km persegi, dihuni oleh 1, 6 juta orang, sangat terkenal karena perjuangan rakyatnya yang tidak kenal lelah melawan penjajah Zionis Israel. Diembargo, diblokade sudah berbulan-bulan sejak kemenangan Hamas pada pemilu yang berlangsung pada hari Rabu, 25/1/2006, dikurung oleh penjajah Zionis Israel dalam tembok “Rasial”, tingginya sekitar 8 meter. Tujuannya adalah agar penduduk Jalur Gaza menyerah dan bertekuk lutut mengikuti keinginan dan skenario penjajah yaitu menggembosi kelompok perlawanan Palesina, Hamas.

Semua tindakan zalim penjajah Zionis Israel tersebut tidak berhasil menekan penduduk Jalur Gaza, bahkan saat ini terjadi perlawanan yang terus berkobar dengan semangat jihad yang tinggi dilakukan pejuang-pejuang Palestina untuk meraih kemerdekaan hakiki.

Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al-Qur'an dengan jihad yang besar.(QS: Al-Furqaan/25: 52).

Penjajah Zionis Israel menjadi kalap, hilang akal sehatnya sehingga tidak mampu lagi membedakan orang tua dan anak-anak, tidak mampu lagi membedakan laki-laki dan perempuan, bayi dan orang dewasa.

Sejak tanggal 28 Februari sampai 5 Maret 2008, menurut Lembaga HAM Palestina, penjajah Zionis Israel telah melakukan aksi pembunuhan yang belum pernah dilakukannya sejak menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza pada tahun 2005.

Dalam satu pekan, Zionis Israel telah membunuh 110 orang rakyat Palestina, 51 orang merupakan penduduk sipil, 6 orang perempuan dan 27 orang adalah anak-anak laki dan perempuan. Selain itu, ada 236 orang yang luka parah, separuhnya adalah penduduk sipil, 11 orang di antaranya adalah perempuan, 58 orang anak laki dan perempuan.

Akibat serangan berutal yang dilakukan penjajah Zionis Israel, serangan yang tidak kenal prikemanusiaan, anak-anak yang tidak berdosa ditembak kepalanya, bayi yang baru berumur 20 hari dibunuh, Jalur Gaza “menangis” dengan tangisan yang sedih, tangisan yang memilukan, tangisan yang meneteskan “air mata darah”, bukan tangisan takut kepada penjajah Zionis Israel, sekali lagi bukan! Karena rakyat Jalur Gaza hanya takut kepada Allah Yang Maha Gagah Perkasa.

Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.(QS: An Nuur/ 24:52)

“Tangisan” Jalur Gaza karena sedih melihat pemimpin dunia Islam sibuk dengan syahwat kekuasaan dan dunianya, membiarkan saudarannya dizalimi, menderita akibat kejahatan penjajah Zionis Israel.

Umat Islam di dunia saat ini jumlahnya sekitar 1, 3 milyar, tampaknya tidak peduli terhadap rakyat di Jalur Gaza, Palestina, kalaupun ada yang peduli hanya segelintir orang. Berbulan-bulan diblokade, berhari-hari bahkan sampai sepekan ditembaki, dihantam roket penjajah Zionis Israel, tidak ada satupun pemimpin dunia Islam yang mampu menghentikan serangan brutal penjajah Zionis Israel tersebut.

Diamnya pemimpin dunia Islam sungguh sangat merisaukan hati rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza, hati orang-orang yang beriman, hati Ketua Forum Ulama Internasional, Syekh. Dr. Yusuf Al-Qaradhawi. Syekh Al-Qaradhawi mengatakan, Saya serukan umat Islam semuanya. Saya berseru kepada para pemimpin negara, dan pemerintahan dunia Islam semuanya. Saya serukan semua umat Islam untuk berdiri secara jantan mendukung Gaza. Kalian harus bisa menunjukkan kekuatan di hadapan penjajah Israel. Kalian harus bisa menekan pemerintahan untuk bisa berkata dan bersikap menolak kekejaman Israel.

Itulah ulama yang berani mengingatkan pemimpin Islam agar ada kepedulian terhadap urusan kaum muslimin, urusan umat Nabi Muhammad saw, tidak berdiam diri ketika umat Islam dibantai berhari-hari dinegeri para nabi, Palestina. Darah merah mengalir membasahi bumi, air mata kesedihan membasahi pipi.

Siapakah yang mau menghibur “Jalur Gaza” yang sedang menangis agar dapat tersenyum? Siapakah yang mau menghapus linangan “air mata darah” yang membasahi bumi para nabi? (fn)


Jawa Pos, Sabtu, 08 Mar 2008,
Seminari Yahudi Diserang, 8 Tewas

Sebagian Besar Siswanya Jadi Serdadu Israel
AL QUDS - Kekerasan tidak kenal henti di Palestina dan Israel. Aksi saling balas terus berlangsung. Saat roket-roket Zionis Israel terus menghunjam wilayah Gaza, Palestina, sebuah serangan terjadi di seminari Yahudi di Mercaz Yeshiva, Al Quds, Jumat kemarin (7/3).

Seorang laki-laki bersenjata memasuki sekolah dan menembaki siswa yang sedang berkumpul dalam perpustakaan. Menurut kesaksian polisi dan petugas evakuasi setempat, insiden tersebut menewaskan delapan siswa dan sembilan lainnya terluka. Kejadian itu merupakan serangan militer pertama dalam empat tahun terakhir yang terjadi di kota tersebut.

Seminari Mercaz Harav Yeshiva merupakan pusat pendidikan Yahudi terbaik di Israel. Sebagian besar mereka dididik untuk menjadi serdadu Israel.

Menurut kesaksian seorang rabi yang saat itu berada di tempat kejadian, Hebrew Psalms, korban tewas adalah mereka yang berusia antara 15-19 tahun. Satu korban berusia 26 tahun.

Penembakan yang terjadi Kamis (6/3) malam itu di luar perkiraan banyak orang. Juru bicara kepolisian Al Quds mengidentifikasi, pelaku penembakan itu adalah Ala Abu Dehein, warga yang berasal dari timur kota itu, yakni dekat dengan Jabel Mukaber.

Sehari-harinya, dia merupakan sopir yang memiliki kartu identitas Israel. Sebab, tempat tinggalnya di timur kota. Dengan kartu tanda pengenal Israel itu, dia mudah keluar-masuk Israel tanpa pemeriksaan.

Menurut keterangan kepolisian setempat, Micky Rosenfeld, pria bersenjata tersebut memasuki seminari lewat jembatan kecil. Saat itu jumlah siswa yang di perpustakaan sekitar 80.

Penyerang tersebut membawa senapan AK-47 dan pistol. Dia mulai menembaki perpustakaan seminari yang sangat penuh saat jam belajar malam.

Seluruh murid yang di perpustakaan terkejut dengan suara tembakan tiba-tiba itu. Mereka memecahkan kaca jendela dan berebut keluar dengan melompat lewat jendela.

Sementara itu, warga Gaza merayakan serangan tersebut layaknya kemenangan perang. Ribuan warga Gaza berbaris rapi di sepanjang Jalan Jebaliya dan bersorak senang.

Di selatan Kota Rafah, warga berbaris dengan menggunakan mobil dan milisi Hamas menembakkan mortir ke udara sebagai tanda perayaan kemenangan.(AP/cnn/tik/ruk)

Beda Sikap AS dan Barat

Serangan mematikan ke seminari Yahudi di Jerusalem langsung menuai kecaman. Presiden Amerika Serikat (AS) George W. Bush mengungkapkan bahwa aksi tersebut adalah serangan barbar dan kejam. Selain Bush, Sekjen PBB Ban Ki-moon, dan negara-negara lain seperti Inggris, Prancis, Uni Eropa (UE), Kanada, Israel, dan Presiden Palestina Mahmud Abbas mengutuk serangan tersebut.

"Saya baru saja berbicara dengan Perdana Menteri (PM) Israel Ehud Olmert untuk mengungkapkan duka cita kepada korban, keluarga mereka, dan rakyat Israel," kata Bush. "Saya mengatakan kepadanya bahwa AS berdiri berdampingan dengan Israel untuk menghadapi serangan buruk itu," lanjutnya.

Reaksi yang kontras dimunculkan saat roket-roket Israel menewaskan belasan bocah-bocah Palestina di gaza. Tidak ada kecaman apa pun. Negara-negara besar dan PBB hanya bungkam.

Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband mengungkapkan hal serupa. Miliband mengingatkan bahwa penembakan tersebut sengaja direncanakan untuk mengacaukan proses perdamaian yang sedang berlangsung.

Di lain pihak, Ban Ki-moon menyatakan, kekerasan dan terorisme yang terus berlangsung bisa mengacaukan proses politik. "Padahal, proses itu harus dilanjutkan demi mendapatkan keamanan dan perdamaian untuk Palestina dan Israel berdasar solusi dua negara," tegasnya.

Ketua Kebijakan Luar Negeri UE Javier Solana dikabarkan langsung menelepon Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni untuk mengutuk aksi tersebut. Dan, mengucapkan belasungkawa UE kepada keluarga korban dan pemimpin Israel. "Kami mengutuk serangan yang terjadi di sekolah agama di Jerusalam. Juga serangan melawan warga sipil yang dilakukan Palestina ataupun Israel," kata Cristina Gallach, juru bicara Solana, kepada AFP.

Menteri Luar Negeri Prancis Bernard Kouchner meminta dihelatnya pembicaraan yang bertujuan untuk menciptakan perdamaian dan keamanan di Palestina dan Israel. "Kanada meminta seluruh pemimpin Palestina untuk menolak semua bentuk taktik teroris yang berseberangan dengan proses perdamaian," tambah menteri urusan luar negeri Kanada Maxime Bernier.

Sementara itu, dalam rapat darurat di Dewan Keamanan (DK) PBB, Libya -satu-satunya anggota dari Arab- ingin anggota DK PBB juga mengutuk Israel atas serangannya ke Jalur Gaza. "Libya meminta agar aksi Israel yang membunuh warga sipil tak bersalah, termasuk anak-anak, harus dibicarakan juga," tutur salah seorang sumber di PBB. (AFP/BBC/tik/tia)


Pages:1234
© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help